NASI BUNGKUS PRESIDEN

(Cikarang, Minggu, 8 April 2012, 05.00 WIB)

Sore itu ku berjalan susuri barisan gerbong kereta tua yang sudah pensiun. Ketika aku berada di samping salah satu gerbong kereta tua dengan jendela yang sudah retak, tiba-tiba terdengar sebuah suara menyayat hati.
“Bu… lapar….”

Kupertajam indera dengarku.
“Bu, pengen makan….”
“Iya nak, ibu tahu kau lapar. Tapi, ibu tak punya apa-apa. Tunggu bapak ya….”
“Bu… aku lapar.”
“Iya nak, ibu tahu. Tunggu bapakmu.”

Aku tak berdaya mendengarnya. Kuingin membantu, tapi… nasibku serupa. Sudah sejak pagi tadi perutku hampa. Hanya air mineral yang bisa kuteguk. Itupun hanya setengah botol yang tersisa. Beruntung kutemukan botol air itu di kursi gerbong paling ujung. Tak biasanya aku kehabisan barang penumpang yang tertinggal.
“Bu, lapar….”
“Iyaaaa… nak… tunggu bapakmu.”

Tiba-tiba kulihat di kejauhan tampak seorang tua berjalan agak gontai. Dia menghampiri sumber suara yang kudengar tadi.
“Nak, Tuhan mendengarmu. Bapakmu sudah datang. Semoga ia membawa makanan.”
“Bu, bapak pulang.”
“Bapak… Ara lapar, mau makan.”
“Iya, nak, bapak juga dengar suaramu. Beruntung kita hari ini karena presiden kita mau menaikkan harga BBM. Semoga terus setiap hari berita itu muncul.”
“Pak, Ara lapar. Ara gak ngerti BBM. Ara mau makan.”
“Iya, nak. Bapak tahu. Bapak bawa makanan. Tapi, kamu harus bilang makasih.”
“Iya pak, makasih.”
“Bukan ke bapak nak, tapi ke presiden kita.”
“Emang makanan ini dari presiden ya pak?”
“Iya nak, karena presiden mau menaikkan BBM, hari ini bapak dapat makanan.”
“Pak presiden yang ngasih nasi bungkus ini pak? Bapak tadi ketemu presiden ya? Bapak hebat. Ara mau ketemu presiden pak. Ara mau bilang makasih ke presiden. Bapak antarkan Ara Ya….”
“Sudah, kamu makan dulu sana…. Habiskan ya nak.”

Sesaat ku terdiam. Kurenungkan dialog bpk dan anak itu. Presiden mmberi nasi bungkus? Kpd bapak tua yang tinggal di gerbong? Telingaku terganggukah? Bermimpikah aku? Atau memang benar sang presiden sebaik itu??

Alangkah baiknya sang presiden. Sungguh seorang pemimpin yang peduli pada rakyatnya. Aku terharu.

Namun tiba-tiba secuil otakku berontak. Tidak, presiden tidak sebaik itu. Kudengar tadi ada isu BBM akan dinaikkan. BBM naik. Bukankah hal itu berat untuk rakyat?? Termasuk aku dan bapak itu sekeluarga akan terkena dampaknya.

BBM naik. Presiden memberi nasi bungkus. Apa hubungannya???

Otakku yang kerdil ini tak sanggup temukan jawabannya. Aku linglung. Di tengah kelinglunganku aku limbung. Aku tertidur dgn perut yang hanya terisi air mineral setengah botol, yang tadi tertinggal.

Keesokan paginya ku terbangun. Seperti biasanya kususuri gerbong demi gerbong brharap ada makanan/barang penumpang tertinggal. Hari ini aku lebih beruntung. Kutemukan di salah satu gerbong, setengah roti sobek ukuran sedang dn seperapat botol air mineral. Tuhan berbaik hati padaku. Walau bukan presiden yang memberiku makan, aku bersyukur Tuhan masih sayang padaku.

Hari ini perutku lebih terisi. Sepertinya utangku pada perutku kemarin telah kulunasi. Kunikmati kebaikan Tuhan hari ini. Puas mengisi perut, ku berjalan susuri barisan gerbong-gerbong tua yang sudah pensiun. Aku di salah satu gerbong, sedang bapak tua yang mendapat nasi bungkus dari presiden itu dan keluarganya di gerbong selanjutnya.

Masih penasaran dengan kisah mereka kemarin. Aku pun lalu kembali mendekati mereka. Kucoba menguping untuk mendapatkan jawaban. Benarkah sang presiden memberikan nasi bungkus kepada bapak tua itu? Lalu apa hubungannya dengan BBM akan naik??

Dengan sabar kutunggu si bapak tua itu pulang. Lalu seperti hari-hari sebelumnya. Kudengar dialog dengan urutan yg sdh kuhapal.
“Bu, lapar… mau makan.”
“Iya nak, tunggu bapak pulang.”

Seperti sebelumnya pula, beberapa lama kemudian sang bapak tua pulang. Tentu saja membawa makanan untuk anaknya.
“Pak, lapar….”
“Iya nak, nih bapak bawa nasi bungkus lagi buat kamu. Ini dari presiden juga, nak.”
“Bapak ketemu pak presiden lagi?”

Sang bapak tua tak menjawab. Ia malah menjawab seperti tadi.
“Nasi ini dari presiden kita, nak.”

Lalu meminta anaknya makan.
“Sudah, makan dulu sana. Habiskan nasi dari pak presiden.”

Beberapa saat kemudian, sang ibu menarik bapak tua itu menjauh dari anaknya. Kemudian ia berbisik. Sayup kudengar dialog mereka, sementara si anak asik dengan makanannya.
“Bapak benar bertemu pak presiden? Benar bapak diberi nasi bungkus oleh presiden? Benar bapak…. Benar bapak….”

Rentetan pertanyaan berbisik itu meluncur deras dari mulut sang ibu. Seolah menumpahkan segudang rasa penasaran.

Hahahaha, ternyata rasa penasaranku tak kalah dengan sang ibu. Dalam hati kumerasa sebentar lagi penasaran itu ‘kan terjawab.

Dengan tenang sang bapak memegang kedua pundak sang ibu.
“Bu, kita ini siapa? Presiden kita siapa? Kita tinggal di gerbong tua, beliau di istana. Dia tak mengenal kita bu, dia tak kenal bapak. Lagipula ibu percaya bahwa presiden memberi nasi bungkus kepada rakyat hina seperti kita??”
“Tapi pak…. Beberapa hari ini bapak bilang dapat nasi bungkus dari presiden.”
“Bu…, bapak sendiri takkan percaya seandainya hal itu benar.”
“Lalu pak…. Dari mana nasi bungkus itu?”

Rasa penasaranku semakin menjadi. Otakku mendidih, badanku bergetar menanti jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan itu.
“Bu, bapak beberapa hari ini mendekati lokasi demonstrasi. Mereka katanya menolak kenaikan BBM. Bapak tidak tahu masalah BBM. Bapak juga tak peduli. Siang-malam kita tidak berhubungan dengan BBM. Yang bapak tahu, menurut teman-teman pemulung lainnya, di sana ada demonstrasi. Mereka menolak BBM naik.

Kata mereka, setiap siang sekitar jam 12-an pendemo itu istirahat. Mereka makan siang. Mereka bilang setiap siang itu ada beberapa orang yang datang membawa makanan, nasi bungkus. Nasi bungkus itu dibagikan kepada para pendemo. Tukang becak, pengemis, dan pemulung yang ada di sana dikasih juga, bu.

Beberapa hari ini bapak mendekati demonstrasi dan ketika pembagian nasi, bapak juga dapat bagian. Bapak tidak tahu siapa yang mengirim nasi bungkus itu. Bapak cuma tahu pak presiden ingin menaikkan harga BBM. Bagi bapak, nasi bungkus ini karena niat presiden, nasi ini dari presiden.

Seketika aku tergagap. Aku terdiam berjuta bahasa. Presiden memang baik hati. Presiden memang memberi nasi bungkus kepada bapak tua itu.

===TAMAT===

sumber : http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2012/05/28/cerpen-pendidikan-nasi-bungkus-466385.html

Advertisements
Posted in cerpen | Leave a comment

Orang Tua adalah Segalanya

 

ayah

Sahabat berikut ini ada Cerpen Pendidikan  dengan judul Orang tua adalah Segalanya. Sahabat tentunya sangat menyayangi orang tua sahabat . Penuh kasih sayang mereka membesarkan kita hingga saat ini sahabat . Nah sahabat dalam cerpen ini banyak pelajaran yang bisa sahabat dapatkan.Semoga cerpen ini bermanfaat untuk kita smua sahabat .

Alkisah tentang seorang anak yang telah sukses. Meeting pun selesai, Irf pun berpamitan dengan para klien dengan mendapatkan hasil yang menggembirakan. Jabat tangan erat menghangatkan pada hiruk pikuk malam yang basah dan pertemuan dengan kliennya pun usai. Seperti biasa, apabila hasil yang di inginkan tercapai, manusia akan tersenyum senang.

Waktu telah menunjuk pukul 12 malam, Irf pun beranjak pulang. Tampak teramat letih karena sejak pagi bekerja tanpa henti menguras pikiran.

Seperti biasa pak Bidin adalah teman setia Irf yang selalu mengantar kemana saja Irf bekerja. Pak Bidin telah bekerja dengan Irf sudah sejak 10 tahun lalu. Tiba- tiba “kemana ya Pak Bidin?” Ucap Irf. “Harusnya dia ada disini, wong parkirannya juga tidak begitu luas.

Dengan rasa penasaran Irf lihat kiri dan ke kanan, Pak Bidin pun tak kunjung keliatan. Sampai akhirnya Irf pun memencet tuts ponselnya.

“Hallo Pak Bidin” Dimana? Kok enggak ada di tempat parkiran?”

“Iya pak maaf, lima menit lagi saya sampai pak” Ucap Pak Bidin yang sepertinya dalam perjalanan menuju ke tempat Irf meeting dengan para kliennya.

Lima belas menit pun berlalu, tak ada terlihat lampu mobilnya Irf masuk ke halaman parkiran. Irf makin kian gelisah tak menentu. Sempat terpikir untuk naik taksi saja pulang ke kantor. Akhirnya Pak Bidin yang di tunggu sejak tadi sudah datang, Irf yang kesal langsung masuk mobil dan karena letih dan lelah bekerja ditambah lamanya menunggu, hampir saja Irf menumpahkan kekesalannya kepada Pak Bidin, bila Pak Bidin tak segera menyambut dengan senyum dan permintaan maaf.

Saat Irf menghidupkan radio mobil, matanya menoleh ke sesuatu yang dibungkus dengan pastik berwarna hitam. Dan ternyata sebuah plastic inilah yang membuat Pak Bidin datang terlambat. Tercium bau seperti Nasi Ayam kuah yang menusuk hidung dari bungkus plastik tersebut.

“Nasi Ayam ini buat ibu saya pak, tapi ngantrinya lama banget,

maaf ya pak,” kata Pak Bidin sekali lagi.


“Ibu saya sudah tua dan sangat susah menemukan selera makannya. Nah, biasanya dengan menu nasi ayam ini dia mau makan pak dan biasanya lahap,” cerita Pak Bidin tentang Si Sang Ibu yang kini tersisa dan Ayahnya sudah lama wafat. Ibu dan ayah mertuanya pun demikian.

Mendengar ceritanya Pak Bidin, pikiran Irf berterbangan entah ke mana-mana. Dan yang pasti, nasi ayam ini jika diletak dalam mobil sudah pasti akan cepat dingin. Sementara perjalanan ini masih cukup panjang. Pertama, Pak Bidin harus mengantarkannya pulang ke rumah. Lalu Pak Bidin kembali ke kantor untuk mengembalikan mobil perusahaan. Nah setelah itu Pak Bidin masih harus menempuh perjalanan belasan kilometer dengan sepeda motornya dan sudah pasti jadi anyep nasi nasi ayam ini.

“AC-nya dimatikan saja Pak Bidin, dingin banget, saya juga pengen merokok.”

Dalam hatinya Irf ingin agar nasi ayam yang dibawa Pak Bidin tak begitu dingin. Begitu AC dimatikan , Irf pun membakar rokoknya.

Dalam asap yang tersembur melalui kaca mobil, pikirannya tiba-tiba melayang pada ibunya yang sudah sejak kapan tahun yang berada di sudut kota. Sudah lama dia tidak menyambangi ibunya itu. Entah kesibukan pekerjaan dan berbagai aktivitas yang harus dihadapinya, sering kali kerap membuatnya lupa untuk sekadar mungkin hanya meneleponnya.

Pak Bidin saja, yang penghasilannya pas-pasan bila dibandingkan dirinya, berusaha mati-matian menyisihkan sedikit uang untuk membeli sebungkus nasi ayam. Sedangkan dirinya, apa?!!

Irf nyaris melupakan semuanya tentang ibunya, tentang perempuan yang melahirkan dan membesarkannya dengan segala suka dan dukanya melalui kedua tangan keriput Ibunya. Dan dia tahu, ibunya sangat menyukai goreng pisang dan segelas kopi hangat yang katanya selalu menjadi menu romantis bersama Sudri, Ayahnya Irf. Irf mengambil ponselnya untuk menelepon ibunya. Sayang tak ada jawaban. Kemungkinan sudah tidur. Erfin, Iren dan Indah, ketiga adiknya yang setia menemani ibunya juga pasti terlelap.

Tak lama setelah melewati perempatan jalan, Irf pun menyuruh Pak Bidin menghentikan mobilnya. Padahal jarak menuju ke kantor masih sangat jauh.

Gini aja pak, pak Bidin langsung saja pulang, bawa saja mobil kantor ini pulang kerumah. Motor Pak Bidin biarkan di titip dikantor. Nanti Pak Bidin kemalaman sampai di rumah, kasian Ibu Pak Bidin menunggunya nanti kelamaan

Irf memilih untuk meneruskan perjalanan dengan menggunakan taksi. Betapa indahnya hidup Pak Bidin, yang teramat sangat menyayangi ibunya.

Tak lama kemudian, Irf menyetop taksi. Di kursi belakang taksi berwarna kuning itu, perasaan haru, bersalah, rindu bergelojak menjadi satu.

Sebuah janji yang pernah tercatat dalam hatinya, akhir pekan ini dia akan mengunjungi ibunya. Bersama dengan Biyah, putri mungil juga cucu pertama dari keluarga Irf dan Mayarni sang istri tercinta.

Mother : how are you today?Don’t worry mom,I’m fine.
Promise me to see you this summer.
This time there will be no delay with Biyan and Mayarni.

*****TRANSLATE IN INDONESIA*****

Ibu : bagaimana kabarmu hari ini ?
Jangan kawatir bu, aku baik-baik saja.
Janjiku untuk melihatmu pagi ini

Sahabatku…….
Seberapa banyak waktu untuk kerja?
Seberapa banyak waktu untuk Orangtua?

Sibukah dengan sejuta aktivitas kerja yang sehingganya membuat lupa akan kehidupan pribadi, kehidupan dimana kamu kecil dirumah.

Segudang aktivitas yang membuat terlena, bahwa dibalik kesuksesan kerja ada mereka yang mendidik, membesarkan, mencari nafkah susah payah demi kesuksesan kita. Sejuta pekerjaan yang membuat kesombongan itu ada, membuat lupa bahwa kita tidak ada apa-apanya tanpa mereka.

Entah apa yang dikejar hingga membuat kita sering lupa siapa diri ini sebelumnya. Diri yang dulu hanya bisa merangkak, hanya bisa menangis, hanya bisa meminta.

Bagi Ayah dan Ibu itu sederhana

Kepada Anak ku
Ingatlah kepada kedua tangan kami.

Terima kasih ibu dan ayah atas perhatianmu kepada kami. kalian adalah sebuah kisah yang tak pernah usai kami ceritakan.

Janganlah pernah kita melupakan orang tua kita yang telah melahirkan kita,merawat kita dari kecil hingga sukses,dan selalu mendoakan setiap mereka solat.Ingat,sesungguhnya sampai kapanpun jasa orang tua kita tak akan dapat kita balas sampai mati pun tidak bisa!Jadi berusahalah semaksimal mungkin untuk membuat orang tua kita bahagia

http://pemikir-cerdas.blogspot.com/2012/02/cerpen-pendidikan-orang-tua-adalah.html

Posted in cerpen | Leave a comment

Kiamat tak Datang pada 21 Desember 2012

TEMPO.CO– SETIAP tahun menyimpan misterinya sendiri. Pasti banyak alasan yang membuat sebagian orang percaya pergantian tahun bukan hanya soal menyobek halaman  kalender.

Para penghayat ramalan yakin sekali tahun 2012 merupakan tahun naga air. Menurut mereka itu artinya tahun cerah, di mana-mana akan terjadi perbaikan. Tahun naga air kabarnya menjernihkan dan mendinginkan yang keruh dan panas. Sifat panas tahun lalu akanberubah  menjadi tenang. Tapi, lantaran berurusan dengan air, semua sifat air termasuk yang buruk, konon akan terjadi. Akan banyak peristiwa berkaitan dengan air, misalnya banjir.

Anda percaya? Terserah. Tak ada hukum di negeri kita yang melarang orang meyakini satu ramalan

Ramalan yang paling mendebarkan tentang 2012 tentulah datangnya kiamat pada 21 Desember nanti –ada juga yang percaya tanggal 23 atau 24 Desember.  Ramalan ini bersumber pada kalender suku Maya –suku bangsa yang pernah hidup di Selatan Meksiko, di sekitar Guatemala. Suku bangsa yang dikenal mahir dalam ilmu falak dan sistem perhitungan masa ini menyebutkan bahwa hari itu datang gelombang galaksi besar yang membuat macet semua aktivitas di muka bumi.

Kalender Maya dibuat berdasarkan Tujuh Zaman (Usia) Manusia. Zaman keempat berakhir pada bulan Agustus 1987. Kalender Maya akan berakhir pada Minggu, 23 Desember 2012. Suku Maya percaya hanya sedikit orang yang akan bertahan dari bencana yang terjadi kemudian. Dalam usia kelima, manusia akan menyadari tujuan spiritual. Dalam usia keenam, manusia akan menyadari Tuhan berada di dalam dirinya. Di usia ketujuh, manusia akan menjadi begitu spiritualis dan berkemampuan telepati.

Sebuah blog di internet, VANtheyologist, mengutip pendapat ahli, menyatakan akan muncul badai matahari. Badai akan muncul ketika terjadi ledakan besar (flare) di atmosfer matahari dan itu memunculkan daya sekuat 66 juta kali bom atom Hiroshima. Bersamaan dengan itu, terjadi juga “coronal mass ejection”, juga peristiwa ledakan yang diduga menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca matahari itu mempengaruhi kondisi antariksa, termasuk mempengaruhi magnet planet bumi. Dampaknya akan terjadi pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan global positioning system, dan juga komunikasi yang mengandalkan satelit dan gelombang frekuensi tinggi. Sistem kerja alat kesehatan, seperti alat pacu jantung, juga diprediksi akan bermasalah.

Dua prediksi mengerikan ini barangkali tidak berkaitan. Kalender bangsa Maya menghitung hari akhir dari tahun ke-13 Bak’tun (siklus 5.125 tahunan), yang jatuh 21 Desember 2012.  Reaksi orang macam-macam. Ada sebuah pesta dansa yang sudah direncanakan digelar besar-besaran di Oslo pada malam 20-21 Desember nanti. Sudah 14 ribu pengguna  Facebook menyatakan hadir di pesta “perpisahan” itu.

Bangsa Aztec yang pernah berdiam di Meksiko juga meyakini kiamat akan datang pada 2012. Kalender suci Aztec, yang disebut Eagle Bowl, mewakili pergerakan dewa surya Tonatiuh. Kalender itu sangat akurat dan telah digunakan dalam berbagai bentuk selama lebih dari 2.000 tahun. Sebuah ramalan dari Eagle Bowl  menyatakan, “Setelah Sorga Tiga Belas Pilihan Menurun, dan Sembilan Neraka Malapetaka yang Meningkat, Pohon Kehidupan akan berbunga dengan buah yang tak pernah diciptakan sebelumnya, buah itulah Spirit Baru Kehidupan.”

Tiga belas Sorga dan Sembilan Neraka itu panjangnya masing-masing 52 tahun – sehingga totalnya 1.144 tahun. Setiap Sembilan Neraka itu datang, maka dampaknya lebih buruk dari yang terakhir. Hari terakhir Neraka datang diyakini jatuh pada 17 Agustus 1987. Ketika itu, Tezcatlipoca, dewa kematian, menanggalkan topeng batu giok untuk mengungkapkan dirinya sebagai Quetzelcoatl atau dewa perdamaian.

Dalam mitologi suku Aztec, usia manusia pertama berakhir dengan hewan melahap manusia. Usia kedua selesai oleh angin, yang ketiga oleh api, dan keempat oleh air. Kelima zaman sekarang itu disebut Nahui-Olin (Matahari Gempa), dan dimulai pada 3113 SM dan akan berakhir pada tanggal 24 Desember 2011.

Tanggal itu akan menjadi penghancuran terakhir dari keberadaan manusia di bumi. Tanggal itu bertepatan dengan yang ditentukan oleh McKenna Bersaudara dalam “The Invisible Landscape” sebagai akhir sejarah. Hal ini mereka tunjukkan atas dasar analisa komputer dari kalender kuno Cina yang disebut I Ching.

Sebelum terlanjur percaya pada ramalan Maya atau Aztec, dan Anda bersiap-siap sembunyi dalam goa atau berlayar di laut pada tanggal itu, Anda perlu menyimak kolom Joel Stein di Majalah Time edisi 9 Januari. Jurnalis yang menulis untuk Los Angeles Times dan kontributor Majalah Time ini agaknya penasaran dengan ramalan kiamat itu.

Stein kemudian menghubungi David Stuart, seorang sarjana keturunan bangsa Maya yang ketika berusia 18 tahun pada 1984  menerima bea siswa MacArthur –dan merupakan penerima termuda bea siswa itu sampai sekarang. Ternyata Stuart tak bisa dihubungi sebab dia sedang berada di Guatemala, tapi Stuart membalas email dari Joel Stein. Ternyata pendapat Stuart tentang kiamat itu sungguh meredakan kecemasan banyak orang. “Ramalan akhir dari kalender (Maya) diciptakan oleh orang yang sepenuhnya tidak mengerti tentang suku bangsa Maya kuno,” tulis Stuart.

Joel Stein juga menghubungi Robert Sitler, profesor bahasa dan literature modern dari Universitas Stetson. Sitler pernah mengembara di kawasan yang dihuni suku bangsa Maya, daerah di antara Meksiko dan Guatemala, selama 35 tahun. Sitler bertanya pada 200 orang Maya tentang apa yang terjadi pada 21 Desember 2012 –hari terakhir dari tahun ke-13 Bak’tun.

Menurut Sitler, tak seorang pun dari orang Maya yang ditemuinya tahu tentang kalender Maya. Artinya, kalender itu sudah tidak dipergunakan ratusan tahun. Barangkali karena mereka menonton film dan televisi Amerika dua tahun terakhir yang penuh tema kiamat, maka sebagian orang Maya ingat kembali pada kalender nenek-moyang mereka dulu.

Bahkan, Sitler yang diundang ceramah di beberapa tempat untuk meluruskan ramalan tentang kalender Maya itu. Walau begitu, dalam satu bagian ceramahnya, Sitler bercerita tentang ramalan Mesir kuno tentang akan datangnya Dewa Bolon Yokte, pembawa perang, pertentangan dan perselisihan.

Stein juga sempat datang ke Meksiko. Ia bicara dengan banyak orang keturunan Maya, bangsa yang dalam waktu lama terus menerus diperangi pemerintah Meksiko. Pada Stein, orang-orang berdarah Maya itu menjelaskan, yang dimaksud akhir ke-13 Bak’tun bukanlah akhir zaman, tapi awal dari sebuah era baru. Tahun yang lain akan datang, tahun yang membawa hal-hal baru.

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/06/061375670/Kiamat-tak-Datang-pada-21-Desember-2012

Posted in pendidikan | Leave a comment

Bumi Akan Gelap Selama 3 Hari

Planet Sejajar

Blogger Bodoh – Bumi Akan Gelap Selama 3 Hari – NASA memprediksi bahwa Bumi akan mengalami kegelapan selama 3 hari, dan istilahkan sebagai Blackout. Diperkirakan akan terjadi selama 3 hari yaitu tanggal 23, 24 dan 25 Desember 2012. Peristiwa ini disebabkan karena Posisi semua planet berada sejajar membentuk sebuah garis lurus. Sehingga planet yang berada di balik planet Pertama (Merkurius) akan terhalang mendapatkan sinar matahari.

Berikut translate kutipan pernyataan NASA mengenai fenomena Blackout tersebut :

Entah benar atau tidak, sebaiknya bersiap”lah, Jangan panik, tetap tenang, dan berdoalah. Ingatlah untuk lebih banyak senyum, lebih banyak mencintai, lebih banyak memaafkan.. setiap hari. Akan lebih baik untuk menghindari perjalanan jauh sepanjang bulan Desember 2012. NASA memperkirakan kegelapan total pada 23-35 Dec 2012 pada saat “sejajarnya alam semesta”.

Ilmuan US memperkirakan perubahan alam semesta, kegelapan total pada planet (bumi, red) selama 3 hari dimulai pada 23 Des 2012. Ini bukanlah akhir dari dunia, ini adalah “kesejajaran alam semesta”, dimana matahari dan bumi akan berada pada satu garis lurus untuk pertama kalinya. Bumi akan bertukar tem,pat dari dimensi ke 3 ke dimensi 0, lalu bertukar lagi ke dimensi ke 4.

Selama perpindahan ini, seluruh alam akan menghadapi perubahan besar, dan kita akan melihat Dunia yang benar” baru. (mungkin dimensi disini lebih ke arah posisi bumi kali yee ) Kegelapan selama 3 hari ini diperkirakan akan terjadi pada tanggal 23, 24 dan 25 Des, Selama kejadian ini terjadi, ketenangan adalah hal yang sangat dibutuhkan, saling peluk satu sama lain, berdoa, dan terus berdoa.

Beristirahatlah selama 3 hari ini. Dan mereka yang bertahan akan menghadapi Dunia yang benar” baru … bagi mereka yang tidak bersiap” akan banyak yang mati karena rasa takut. Berbahagialah, nikmati waktu yang ada mulai dari sekarang. Jangan khawatir, dan berdoalah kepada Tuhan setiap hari.

Banyak sekali pembahasan tentang apa yang akan terjadi di tahun 2012, tapi banyak yang tidak percaya, karena mereka takut akan menciptakan kepanikan dan ketakutan pada semua orang. Kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi, tapi saya rasa tidak akan sia” untuk mempercayai NASA tentang persiapan yang harus dilakukan.

Semoga saja ini hanya sebuah ramalan belaka, tetapi jika benar selama 3 hari bumi tanpa sinar matahari tentu akan memicu ketakutan, depresi, halusinasi dan berbagai hal diluar alam pikiran kita. Bukan itu saja, tetapi di perkirakan memicu gempa bumi dan berbagai kejadian alam besar. Sebelumnya planet sejajar ini di prediksi terjadi tanggal 8 September 2012 tetapi hal itu tidak terjadi dan sekarang kembali keluar ramalan baru diperkirakan terjadi tanggal 23 – 25 Desember 2012

sumber : http://www.bloggerbodoh.com/2012/09/bumi-akan-gelap-selama-3-hari.html

Posted in pendidikan | Leave a comment

Piramida Penduduk

images 7

Dadot Mukti — June 30th, 2011 — Kategori: Geografi,Sosiologi — Label: , ,

Komposisi penduduk suatu wilayah atau negara dapat disajikan dalam bentuk diagram yang berbentuk piramida. Piramida penduduk menyajikan data kependudukan dalam bentuk diagram batang yang menunjukkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin.

Tersusun dari garis atau koordinat vertikal yang digunakan untuk menyatakan golongan umur. Dimulai dari umur 0–4, 5–9, dan seterusnya hingga usia maksimal yang bisa dicapai oleh penduduk di suatu wilayah.

Jenis kelamin laki-laki di sebelah kiri, sedangkan golongan perempuan di sebelah kanan. Garis horizontal digunakan untuk menunjukkan jumlah, biasanya dalam jutaan, tetapi tergantung pada kuantitas penduduk.

Bentuk piramida penduduk berbeda-beda untuk setiap wilayah atau negara. Meskipun bentuknya berbeda-beda, pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi tiga. Masing-masing bentuk mencerminkan karakteristik penduduknya. Ketiga bentuk piramida penduduk itu sebagai berikut.

  • Berbentuk Segitiga (Limas)

Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda atau berciri ekspansif. Penduduk tumbuh cepat karena terjadi penurunan tingkat kematian bayi tetapi tingkat kelahiran masih tinggi. Piramida penduduk negara kita Indonesia, termasuk kelompok ini.

  • Berbentuk Sarang Tawon (Batu Nisan)

Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan tingkat kelahiran yang lebih rendah dari tingkat kematian atau bersifat konstruktif. Penurunan tingkat kelahiran yang tajam menyebabkan pertumbuhan penduduk mengalami penurunan. Piramida penduduk ini memiliki umur median (pertengahan) sangat tinggi. Contoh: piramida penduduk negara Jerman, Belgia, dan Swiss

  • Bentuk Segi Empat

Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan tingkat kelahiran yang hampir sama dengan tingkat kematian atau bersifat stasioner. Pertumbuhan penduduk cenderung tetap. Piramida ini menunjukkan jumlah penduduk muda, dewasa, dan tua hampir sama. Contoh: bentuk piramida penduduk Jepang dan Singapura serta beberapa negara yang tergolong maju.

Dengan melihat bentuk piramida penduduk, maka akan diketahui apakah negara itu bercirikan penduduk tua atau muda. Suatu negara disebut berpenduduk tua apabila sebagian besar penduduk di negara itu sudah berumur tua. Sedang suatu negara disebut berpenduduk muda apabila sebagian penduduk negara itu masih berumur muda. Carilah berbagai bentuk piramida, perhatikan tipe piramida penduduk tersebut untuk membandingkan negara berpenduduk muda dengan negara berpenduduk tua.

sumber :http://warok.web.id/piramida-penduduk/

Posted in Tabel | Leave a comment

Sahabat Sejati

sahabatsejatikian lama hidup yang ku jalani
selalu bersama mu sahabat ku
susah sedih senang yang ku rasakan
bersama mu sahabat ku

sahabat
begitu banyak kenangan yang kita lalui
ke bahagian yang selalu kita rasa bersama
namun musnah dengan sekejap
telah di renggut oleh maut yang tak terduga

sahabat
kini kau telah pergi meninggalkan ku
meninggalkan semua kenangan kita
menyimpulkan sebuah air mata
yang terjatuh di pipi ku

sahabat
meski kini kita tak bersama
meski kita telah berbeda kehidupan
namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
karena kau sahabat sejati ku

selamat tinggal sahabat ku
selamat jalan sahabat sejati ku
cinta kasih mu kan selalu satu di hati ku
selamanya ………

karya :zhulva

sumber : http://carakata.blogspot.com/2012/05/puisi-untuk-sahabat-kumpulan-puisi.html

Posted in puisi | Leave a comment

Doa Untuk Ibu

DOA UNTUK IBU

terimakasih-ibu
Puisi Mutia Fitriyani

Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani

DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa

Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku

Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan seLaLu menyanyangimu

sumber : http://carakata.blogspot.com/2012/06/puisi-ibu-puisi-indah-untuk-ibu.html

Posted in puisi | Leave a comment